16 Maret 2009

Indonesia Sangat Kekurangan Pustakawan

Indonesia masih sangat kekurangan sumber daya manusia profesional untuk mengelola perpustakaan. Sampai saat ini, jumlah pustakawan yang ada hanya baru 2.972 orang. 

Itu pun, menurut Deputi bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Perpustakaan Nasional, Supriyanto, belum semuanya memiliki kompetensi sesuai harapan. Masih cukup banyak pustakawan yang hanya sekedar menjadi penjaga buku. 

"Padahal, tugas pustakawan bukan seperti itu. Kalau ada pengunjung syukur tidak ada pengunjung nganggur. Pustakawan bukan hanya sekedar mengorganisasi atau mengkatalogisasi, tapi ia harus bisa menjadi penyedia informasi", katanya dihadapan ratusan petugas perpustakaan dalam sebuah seminar di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (14/10). 

Apalagi sekarang perkembangan teknologi informasi sedemikian kencangnya. Sehingga paradigma tugas seorang pustakawan pun harus dirubah. Dia tidak bisa hanya sekedar menunggu saja, melainkan harus mampu meneruskan dan menyebarkan berbagai informasi berharga itu. 

Sehingga berbagai karya tulis, cetak, rekam yang dikelola sebuah perpustakaan dapat dengan mudah diakses oleh publik dari mana saja, termasuk dari rumah. Dengan demikian, peran perpustakaan terhadap dunia pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi (P3IR) diharapkan bisa betul-betul terwujud. 

Karena itulah, kata Supriyanto, ke depan perlu ada semacam sertifikasi bagi para pustakawan yang didasarkan pada sebuah standar kompetensi tertentu. Seperti halnya sertifikasi guru, sertifikasi pustakawan ini menurut Supriyanto nantinya tidak menitik beratkan pada perolehan sertifikat, tetapi lebih pada proses. 

Artinya, untuk mendapatkan pengakuan keprofesionalan itu, seorang pustakawan harus melalui tahapan-tahapan dan memenuhi syarat-syarat tertentu pula. Jangan sampai, kata Supriyanto, "sekolah tidak ijasah ada". 

"Ini sangat penting, karena bagus tidaknya perpustakaan mencerminkan peradaban suatu bangsa. Saya tidak ngarang-ngarang. Kalau misalnya ada perpustakaan yang berdekatan dengan kamar kecil atau sebuah perpustakaan yang sangat bagus, yah seperti itulah cerminan institusinya", kata dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar